DAK Rp 1.255.000.000 Nagari Simawang Tanah Datar, Segera di Realisasikan

INDONESIASATU.CO.ID:

TANAH DATAR - Proses pencairan Dana Alokasi Khusus Nagari Simawang (DAK) yang berasal dari pokok pokok pikiran anggota DPRD Tanah Datar, Alimuhar St.Tunaro dari Fraksi PAN dan Adrijinil Dt. Rangkayo Mulie dari Fraksi Nasdem, sebesar Rp 1.255.000.000,-dihadiri oleh berbagai kelompok usaha masyarakat nagari Simawang dan tokoh tokoh masyarakat serta berbagai unsur di aula kantor Nagari Simawang, 27/11.Muhammad Akmal, Sekretaris nagari yang mewakili walinagari Simawang menyampaikan agar semua berjalan sesuai aturan yang ada, pada kata sambutannya.

"Dalam penggunaan DAK ini harus sesuai dengan aturan Permendes no 114,dimana semuanya harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain untuk kelompok masyarakat, dana ini di alokasikan juga untuk pembangunan infrastruktur nagari. Jadi, mohon semua memahami betul aturan yang berlaku serta penuhi semua persyaratannya agar bantuan ini bisa segera direalisasikan. " ujar Akmal.

Hampir senada, Alimuhar St. Tunaro menyampaikan beberapa poin penggunaan dana pokir tersebut. "Dana ini berasal dari pokok-pokok pikiran kami selaku anggota dewan yang berasal dari nagari Simawang,yang tertuang dalam bentuk program yang menyesuaikan sistem dan regulasinya dari pusat. Penggunaan dan penerimanya sudah jelas, jangan sampai nanti timbul permasalahan di kemudian harinya. Penuhi syarat syaratnya, patuhi aturan yang sudah ditetapkan. Selain nagari, kita juga bekerja sama dengan Dinas PU untuk membantu pemerintahan nagari membangun infrastruktur di nagari tersebut." imbuh St. Tunaro.

Berdayakan masyarakat.Disamping bisa membuka lahan pekerjaan bagi pemuda, juga meningkatkan kualitas pembangunan yang ada di nagari itu sendiri, lanjutnya. 

Sekedar mengingatkan, Adrijinil Dt. Rangkayo Mulie pun menambahkan bahwa penting bagi masyarakat untuk memahami aturan dan regulasi yang ada agar nantinya tidak tersandung masalah hukum. " Harapan saya, hendaknya jangan ada kelompok atau masyarakat yang tersandung permasalahan hukum. Koordinasi dan transparansi antara nagari dan masyarakat  sangat di perlukan agar semua berjalan lancar. Selain itu, hampir 3 tahun ini dana DAK kita fokuskan pada pembangunan infrastruktur nagari, tinggal 2 tahun lagi coba kita lanjutkan untuk kegiatan sosial, terutama peningkatan ekonomi nagari,agar semuanya berjalan seimbang dan lancar. "pungkas Dt. Rangkayo Mulie. (Dwi)

Berita Terbaru

Index Berita